Gorontalo – Jurusan Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Gorontalo menyelenggarakan Kuliah Pakar sebagai bagian dari penguatan proses pembelajaran dan peningkatan kompetensi mahasiswa Program Studi Sanitasi Lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari pada 13–14 November 2025 secara daring, dan diikuti oleh mahasiswa, dosen Jurusan Sanitasi Lingkungan serta tenaga sanitarian dari berbagai instansi terkait.

Kuliah Pakar ini menghadirkan Dr. Djamaluddin Rahman, SKM, M.Kes, dosen pakar Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Semarang sekaligus peneliti kesehatan lingkungan, sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan ini, beliau membawakan tema “Sanitarian Muda Berinovasi, Mengubah Sampah Plastik Menjadi Produk Berdaya Guna”, yang relevan dengan tantangan kesehatan lingkungan dan isu pengelolaan sampah plastik yang semakin kompleks.
Melalui pemaparan materinya, Dr. Djamaluddin Rahman menekankan pentingnya peran sanitarian muda dalam menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan terhadap permasalahan sampah plastik. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami konsep sanitasi lingkungan secara teoritis, tetapi juga mampu mengembangkan ide kreatif yang dapat diimplementasikan menjadi produk atau teknologi sederhana yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kuliah Pakar ini menjadi sarana strategis dalam menjembatani teori perkuliahan dengan praktik di lapangan. Berbagai contoh inovasi pengelolaan sampah plastik disampaikan untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang pengembangan produk bernilai guna, sekaligus sebagai upaya mendukung prinsip ekonomi sirkular dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan penerapan Outcome Based Education (OBE), di mana proses pembelajaran diarahkan pada pencapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Melalui Kuliah Pakar, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, problem solving, serta kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja di bidang sanitasi lingkungan.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mahasiswa dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan terkait peluang inovasi, penerapan teknologi sederhana pengolahan sampah plastik, serta peran sanitarian dalam mendukung kebijakan dan program kesehatan lingkungan di masyarakat.
Melalui kegiatan Kuliah Pakar ini, Jurusan Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Gorontalo menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan pemangku kepentingan. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk menjadi sanitarian muda yang inovatif, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengelolaan sampah plastik dan peningkatan kualitas kesehatan lingkungan. (FS)



