Program Studi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan menyelenggarakan kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) pada mata kuliah Sanitasi Industri bagi mahasiswa semester IV pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga lokasi industri, yaitu PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk – Plant Gorontalo, PT Davinci Airindo, dan PT Utami Putri Mandiri.
Kegiatan ini diikuti oleh 39 mahasiswa yang terbagi ke dalam tiga kelompok, masing-masing berjumlah 13 orang pada setiap lokasi praktik. Pelaksanaan kegiatan berlangsung mulai tanggal 27 April sampai dengan 4 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar lapangan, meningkatkan pengetahuan mahasiswa terkait sanitasi lingkungan industri, serta mengembangkan keterampilan dalam melakukan pengawasan dan penggunaan instrumen sanitasi industri. Selain itu, mahasiswa juga dilatih untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam proses pengumpulan, analisis, dan penyajian data yang berkaitan dengan indikator sanitasi lingkungan industri dan keselamatan kerja.
Pada tanggal 27 April 2026, masing-masing kelompok mahasiswa diterima di lokasi industri. Di PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk – Plant Gorontalo, mahasiswa diterima oleh Bapak Farhan Bilondatu, S.K.M. selaku pembimbing lapangan yang juga menjabat sebagai Personnel and General Affair Staff. Perusahaan ini berlokasi di Kabupaten Gorontalo dan bergerak di bidang pengeringan serta pergudangan jagung kering (yellow corn) sejak tahun 2019, serta telah menjadi mitra lahan praktik sejak tahun 2022.

Gambar 1. Kegiatan penerimaan mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) di PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk – Plant Gorontalo.
Di PT Davinci Airindo, mahasiswa diterima oleh Bapak Irwan Hala selaku Kepala Pabrik sekaligus pembimbing lapangan. Perusahaan ini merupakan industri air minum dalam kemasan yang berlokasi di Kabupaten Bone Bolango dan berdiri sejak tahun 2016, serta telah menjadi mitra lahan praktik sejak tahun 2022.

Gambar 2. Kegiatan penerimaan mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) di PT Davinci Airindo
Sementara itu, di PT Utami Putri Mandiri, mahasiswa didampingi oleh Ibu Vivi Suaib selaku pemilik usaha. Perusahaan ini berlokasi di Kota Gorontalo dan bergerak di bidang pengolahan makanan ringan berbahan dasar pisang sejak tahun 2015, serta telah menjadi mitra lahan praktik sejak tahun 2024.

Gambar 3. Kegiatan penerimaan mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) di PT Utami Putri Mandiri
Selama pelaksanaan praktik, mahasiswa melakukan penilaian higiene dan sanitasi industri menggunakan formulir berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1405/MENKES/SK/XI/2002 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan Industri. Kegiatan yang dilakukan meliputi wawancara dan observasi terhadap penyediaan air bersih, pengelolaan limbah cair, pengelolaan sampah, penerapan higiene dan sanitasi makanan dan minuman, identifikasi vektor dan binatang pengganggu, serta identifikasi potensi bahaya dan penerapan sistem manajemen sanitasi industri.
Pada tanggal 4 Mei 2026, masing-masing kelompok mahasiswa melaksanakan diseminasi hasil kegiatan praktik. Hasil penilaian menunjukkan bahwa PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk – Plant Gorontalo memperoleh nilai sebesar 85,95%, PT Davinci Airindo sebesar 84,5%, dan PT Utami Putri Mandiri sebesar 77,08%. Secara umum, ketiga lokasi industri telah memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi industri sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) pada mata kuliah Sanitasi Industri memberikan pengalaman belajar yang komprehensif bagi mahasiswa dalam mengaplikasikan teori ke dalam praktik di lapangan. Hasil penilaian menunjukkan bahwa seluruh lokasi praktik telah memenuhi persyaratan higiene dan sanitasi industri, sehingga mencerminkan penerapan sanitasi lingkungan yang baik di sektor industri.
Meskipun telah memenuhi persyaratan, diperlukan upaya penguatan secara berkelanjutan, antara lain melalui peningkatan konsistensi pemantauan kualitas lingkungan, optimalisasi pengelolaan limbah, serta penguatan penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Selain itu, perlu dilakukan pemeliharaan dan pembaruan sarana prasarana sanitasi secara berkala guna mempertahankan dan meningkatkan kualitas yang telah dicapai.
Kegiatan Praktik Belajar Lapangan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan memperluas kerja sama antara institusi pendidikan dan dunia industri. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi profesional di bidang sanitasi lingkungan industri serta berkontribusi dalam peningkatan kualitas kesehatan lingkungan di masa yang akan datang.

Gambar 4. Kegiatan diseminasi hasil Praktik Belajar Lapangan (PBL) di PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk – Plant Gorontalo.

Gambar 5. Kegiatan diseminasi hasil Praktik Belajar Lapangan (PBL) di PT PT Davinci Airindo

Gambar 6. Kegiatan diseminasi hasil Praktik Belajar Lapangan (PBL) di PT Utami Putri Mandiri



