Gorontalo – Jurusan Sanitasi Lingkungan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Gorontalo melaksanakan kegiatan penguatan dan penyelarasan kurikulum Program Studi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan yang terintegrasi dengan Sentra Unggulan Pendidikan (SUP). Kegiatan ini diselenggarakan secara luring selama tiga hari, pada 13–15 Desember 2025, bertempat di Auditorium Poltekkes Kemenkes Gorontalo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penjaminan mutu internal yang berkelanjutan dalam rangka memastikan ketercapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang diturunkan dari profil lulusan, serta keselarasan kurikulum dengan Outcome Based Education (OBE), Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI), Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), dan kebutuhan pengguna lulusan di bidang sanitasi lingkungan.
Fokus kegiatan diarahkan pada evaluasi dan penyelarasan CPL dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), bahan kajian, bobot dan distribusi SKS teori, praktikum, dan praktik lapangan, serta pemetaan mata kuliah dalam struktur kurikulum. Selain itu, dilakukan penguatan kekhasan dan diferensiasi program studi melalui integrasi Sentra Unggulan Pendidikan (SUP) sebagai bagian dari strategi pengembangan pembelajaran.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Sanitasi Lingkungan Indonesia, Ridhayani Adiningsih, SKM, M.KKK, yang memberikan penguatan terkait perencanaan, pengembangan, dan evaluasi kurikulum pendidikan tinggi vokasi berbasis OBE. Proses penguatan kurikulum dilaksanakan melalui telaah dokumen dan diskusi terstruktur dengan melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal.
Sebanyak 67 peserta terlibat dalam kegiatan ini, terdiri atas 32 peserta internal dan 35 peserta eksternal, meliputi organisasi profesi HAKLI, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, rumah sakit, puskesmas, sektor industri, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Gorontalo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta alumni sebagai pengguna lulusan dan mitra strategis pengembangan kurikulum.

Melalui kegiatan ini, Jurusan Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Gorontalo menegaskan komitmennya dalam menerapkan siklus PPEPP secara konsisten, guna menghasilkan kurikulum yang relevan, berkelanjutan, dan berorientasi pada capaian pembelajaran, serta mendukung peningkatan mutu lulusan yang memiliki daya saing dan keunggulan kompetitif di bidang kesehatan lingkungan. (MY)



