Mahasiswa Program Studi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan, Jurusan Sanitasi Lingkungan Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo, Mohamad Rizky Pakaya (NIM 751335124034), berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Duta Bahasa Gorontalo 2026. Mahasiswa semester IV angkatan 2024 yang akrab disapa Rizky tersebut sukses masuk dalam jajaran 10 besar sekaligus meraih posisi 6 besar pada kompetisi bergengsi tingkat Provinsi Gorontalo itu.
Rangkaian kegiatan Duta Bahasa Gorontalo 2026 telah berlangsung sejak 28 April 2026 melalui kegiatan taklimat, dilanjutkan dengan prakarantina pada 29–30 April 2026. Para finalis juga menjalani pelaksanaan krida sejak 18 April hingga 7 Mei 2026, sebelum memasuki masa karantina pada 19–20 Mei 2026. Puncak kegiatan ditandai dengan malam penganugerahan yang digelar pada 21 Mei 2026.
Keikutsertaan Rizky dalam ajang tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa sanitasi lingkungan tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga aktif mengembangkan kemampuan nonakademik, khususnya dalam bidang bahasa, budaya, dan kepemimpinan. Di tengah aktivitas perkuliahan yang padat, Rizky mampu membagi waktu untuk mengikuti berbagai tahapan seleksi dan pembinaan selama kegiatan berlangsung.
Menurut Rizky, pengalaman mengikuti Duta Bahasa Gorontalo memberikan banyak pelajaran berharga dalam proses pengembangan diri.
“Kemarin bukan sekadar tentang kompetisi, tetapi tentang perjumpaan antara keberanian, bahasa, dan proses mengenal diri sendiri. Dari setiap sesi, saya belajar bahwa menjadi bagian dari Duta Bahasa bukan hanya soal kemampuan berbicara, melainkan tentang bagaimana membawa bahasa dengan sikap, rasa hormat, dan kesadaran akan identitas. Ada gugup, ada lelah, ada ragu, tetapi semuanya terasa sepadan karena kegiatan ini menghadirkan banyak pelajaran, pengalaman, dan orang-orang hebat yang sama-sama ingin bertumbuh. Bagi saya, Dubas Gorontalo kemarin adalah ruang untuk pulang pada makna bahasa: merangkul budaya, menyampaikan gagasan, dan menjaga jati diri,” ungkap Rizky.
Prestasi yang diraih Rizky diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik, serta membawa nama baik institusi dalam berbagai ajang prestasi di tingkat daerah maupun nasional.*MY


