Jurusan Sanitasi Lingkungan Poltekkes Gorontalo Gelar Kuliah Tamu: Kupas Tuntas Keamanan Pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Gorontalo – Poltekkes Kemenkes Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan wawasan mahasiswa dengan menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu. Mengangkat tema “Pembinaan dan Pengawasan Keamanan Pangan Olahan Siap Saji Pada Program Makan Bergizi Gratis”, kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Poltekkes Kemenkes Gorontalo pada Selasa, 16 Desember 2025.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Gorontalo yang diwakili oleh Wakil Direktur I, Dr. Apt. Zulfiayu, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran akademisi dan calon tenaga kesehatan lingkungan dalam mendukung program prioritas nasional pemerintah, khususnya terkait jaminan keamanan pangan bagi masyarakat.

Narasumber pada kegiatan ini adalah Dr. Ali Dumbela, SKM., M.Kes, selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara mewakili Bupati Bolaang Mongondow Utara. Dalam pemaparannya, Dr. Ali Dumbela membahas secara mendalam mengenai implementasi kebijakan dan standar keamanan pangan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025.

Dr. Ali menjelaskan bahwa keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat membahayakan kesehatan. Beliau menyoroti masalah utama keamanan pangan yang sering terjadi di lapangan, seperti penggunaan bahan kimia berbahaya (boraks, formalin, rhodamin B) serta penggunaan pengawet yang melebihi takaran.

“Dalam program Makan Bergizi Gratis, prinsip penyelenggaraannya harus tepat sasaran, memenuhi kecukupan gizi, dan yang paling utama adalah adanya penjaminan keamanan pangan serta higiene sanitasi,” ungkap Dr. Ali dalam materinya.

Lebih lanjut, beliau memaparkan strategi penyelenggaraan keamanan pangan olahan siap saji (POSS) pada program MBG yang meliputi tiga strategi utama: pembinaan tim pengawas, pengawasan Tempat Pengolahan Pangan (TPP), dan pemeriksaan sampel pangan . Beliau juga mengedukasi peserta mengenai pentingnya pengecekan pangan dengan metode Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa).

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa Jurusan Sanitasi Lingkungan pada sesi tanya jawab. Mahasiswa aktif menggali informasi terkait mekanisme pengawasan di lapangan, mulai dari inspeksi sarana prasarana hingga penindakan jika ditemukan pelanggaran.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama. Melalui kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Gorontalo dapat memahami dinamika pengawasan keamanan pangan secara nyata dan siap berkontribusi dalam menyukseskan program kesehatan nasional di masa depan. (DAU)

Scroll to Top