Gorontalo – Jurusan Sanitasi Lingkungan Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Gorontalo kembali menyelenggarakan Kuliah Pakar Tahun 2026 dengan tema “Penerapan Surveilans dan Penyelidikan Epidemiologi Lingkungan” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada tanggal 22–23 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang epidemiologi lingkungan, khususnya terkait surveilans dan penyelidikan epidemiologi sebagai instrumen penting dalam pencegahan dan pengendalian penyakit berbasis lingkungan.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik Poltekkes Kemenkes Gorontalo yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguasaan surveilans dan penyelidikan epidemiologi bagi calon tenaga kesehatan lingkungan. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan mahasiswa serta memperkuat keterampilan analisis dalam menghadapi berbagai permasalahan kesehatan masyarakat yang terus berkembang.

Kuliah pakar menghadirkan narasumber Dr. Agus Handito dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) yang membahas berbagai topik penting mencakup konsep surveilans epidemiologi, penerapan surveilans epidemiologi lingkungan, konsep dasar penyelidikan epidemiologi, serta penerapan penyelidikan epidemiologi penyakit berbasis lingkungan.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Hal ini terlihat dari tingginya partisipasi mahasiswa dalam sesi diskusi. Berbagai pertanyaan diajukan oleh mahasiswa dari seluruh tingkatan, baik melalui fitur chat box maupun secara langsung saat sesi tanya jawab berlangsung. Diskusi yang interaktif menunjukkan besarnya minat peserta terhadap isu-isu surveilans dan penyelidikan epidemiologi lingkungan yang menjadi materi utama kegiatan.
Tidak hanya mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan juga turut aktif berpartisipasi dengan mengajukan berbagai pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait penerapan surveilans serta penyelidikan epidemiologi dalam praktik kesehatan masyarakat. Interaksi yang dinamis antara narasumber dan peserta menciptakan suasana akademik yang hidup serta memperkaya pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan.
Dalam pemaparannya, Dr. Agus Handito menekankan bahwa surveilans epidemiologi merupakan sistem yang berperan penting dalam pengumpulan, analisis, interpretasi, dan penyebarluasan data kesehatan secara berkelanjutan. Sementara itu, penyelidikan epidemiologi menjadi langkah strategis dalam mengidentifikasi sumber masalah, faktor risiko, serta menentukan tindakan pengendalian yang tepat untuk mencegah meluasnya kejadian penyakit di masyarakat.
Kegiatan ditutup secara resmi oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik Poltekkes Kemenkes Gorontalo. Dalam sambutan penutupnya, beliau menyampaikan apresiasi kepada narasumber, panitia, moderator, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Beliau juga berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan lingkungan di masyarakat.
Sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih, pada akhir kegiatan dilaksanakan penyerahan sertifikat kepada narasumber dan moderator yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Kuliah Pakar Tahun 2026. Momen tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan yang berlangsung dengan lancar, penuh antusiasme, dan memberikan manfaat akademik yang signifikan bagi seluruh peserta.
Melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar ini, Jurusan Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Gorontalo berharap dapat terus menghadirkan kegiatan akademik yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja, sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu berkontribusi dalam penyelesaian berbagai permasalahan kesehatan lingkungan di Indonesia.



